Siluetmu
Setiap pilin angin yang mendarat di pipi
terasa seperti kecupmu yang dahulu
Hatiku mengembang, tersiram hela nafas
berat, kaukah rindu?
Aku katakan iya padamu, supaya bisa
kutepuk tanganmu bersamaku
Tapi tolong, hentikan hujan di pipimu,
sayang
Sapu tangan itu masih ada walau kadaluarsa
Kau sudah punya milikmu yang baru, dan aku
pun begitu
Jadi berhentilah membiarkan tempiasmu
sampai padaku
Aku tak rela,
Kering hatimu adalah lukaku yang tercuka,
ingat itu
dan akan tetap sama bagimu

0 komentar